Blog KlikSaya » Aturan PPUC Diterapkan Ke Seluruh Jenis Iklan
Aturan PPUC Diterapkan Ke Seluruh Jenis Iklan
Sebelum ini kami memperlakukan 2 rules pada iklan KlikSaya.com, yaitu PPC(bayar per klik) untuk iklan pada situs yang dipilih oleh pemasang iklan, atau PPUC(bayar per unik klik) untuk iklan yang dipasang diseluruh zona iklan. Setelah kami melakukan review kembali terhadap sistem yang sedang berjalan, kami memutuskan untuk menghilangkan aturan PPC. Mulai sekarang, seluruh iklan menggunakan aturan PPUC.
PPUC singkatan dari Pay Per Unique Click. Artinya pemasang iklan hanya membayar untuk klik dari IP yang unik. Setiap kali ada yang melakukan klik terhadap iklan, kami akan menyimpan IP dari orang tersebut. Apabila di masa mendatang orang dari IP yang sama melakukan klik terhadap iklan yang sama, maka klik dianggap fraud. Dalam fraud click, orang yang mengklik iklan tetap diarahkan ke situs pemasang iklan, namun pemasang iklan tidak perlu membayar untuk klik tersebut. Aturan PPUC ini akan melindungi pemasang iklan dari isu fraud click.
Agar tetap fair terhadap penerbit iklan, iklan yang dipasang dibatasi umurnya hingga 30 hari. Setelah 30 hari status iklan akan berubah menjadi kadaluarsa. Iklan yang kadaluarsa tidak ditampilkan lagi pada zona iklan. Aturan ini dibuat dengan alasan bahwa dalam 30 hari, hampir seluruh penunjung zona iklan tersebut sudah mengklik iklan, sehingga penerbit sudah tidak mendapatkan komisi lagi dari iklan tersebut. Jadi iklan diturunkan dan digantikan oleh iklan lain sehingga penerbit mendapatkan kesempatan untuk meraih komisi per klik.
Berkaitan dengan aturan kadaluarsa ini, kami membuat feature baru yaitu memperbaharui iklan secara otomatis. Dengan memanfaatkan feature ini, sistem kami secara otomatis akan membuat kembali iklan dengan judul, teks dan URL yang sama dengan iklan yang telah kadaluarsa. Dengan memanfaatkan feature otomatis ini, keuntungan dari pemasang iklan adalah:
- Tidak perlu mengetik ulang iklan.
- Tidak perlu menunggu penerbit menyetujui iklan baru.


10 Comments
1. Lutvi replies at 27th February 2008, 3:47 pm :
Ada beberapa klik dari website saya yang nilai per kliknya cuma 150. Padahal waktu saya pasang iklan, nilai minimalnya 300 per klik. Kok bisa begitu? Apakah memang bisa pasang penawaran kurang dari 150 per klik?
2. David Ciang replies at 27th February 2008, 4:37 pm :
Biaya pemasangan iklan minimal adalah Rp. 300,- per klik. Apabila terjadi klik, maka penerbit iklan akan mendapatkan komisi sebesar 50% dari penawaran. Artinya penerbit mendapatkan komisi Rp. 150,-.
3. ebta replies at 27th February 2008, 9:06 pm :
Menurut saya aturan tersebut kurang adil bagi publisher. Misalnya di lingkungan kampus, kantor dan lainnya yang menggunakan proxy dengan pengguna ratusan bahkan ribuan dan hanya satu IP, klik oleh banyak user yang berbeda hanya dihitung satu.
Mungkin kliksaya bisa memanfaatkan atau menggunakan cookies dengan rentang waktu tertentu, sehingga publisher tidak dirugikan dengan aturan PPUC ini.
4. David Ciang replies at 28th February 2008, 2:28 am :
Cookies bisa di-clear dengan mudah Pak. Lagipula ada pengunjung yang men-disabled Cookies. Kita memerlukan penanda pengunjung unik yang reliable dan tidak gampang diubah.
5. Perantara Mart replies at 28th February 2008, 5:48 am :
sebetulnya sistem ini bagus juga sih buat advertiser … :p
6. jonikun replies at 28th February 2008, 10:14 am :
sebenarnya PPUC ini bagus juga tapi masih boleh usul nggak
untuk iklan yang sama misalnya iklan A hanya dianggap valid klik untuk ip yang sama dalam waktu 24 jam, untuk iklan yang berbeda dianggap valid klik jika beda waktu antara klik pada iklan A dan B lebih dari 1 jam dengan alasan yang bersangkutan sudah membuka dan mempelajari iklan A dan ingin melihat iklan B. hanya usul saja Pak David
7. budi replies at 1st March 2008, 1:00 pm :
Setuju dgn usul jonikun, gini pak david, di indonesia ini (pangsa pasar kliksaya kan indonesia) berapa banyak sih IP unik? kita org indonesia rata2 online lewat ISP besar seperti telkom (speedy & instant), indosat, dnet,radnet,cbn,dll yang tiap ISP kemungkinan hanya punya beberapa ip yang dirandom share. Lha kalo database kliksaya hanya mencatat ip saja tanpa ada rentang waktu untuk menghapusnya, kan gak begitu lama saya rasa semua ip buat online di indonesia ini udah masuk database kliksaya.com untuk diblok. kan sangat merugikan publisher. Sedikit mencontek google adsense yang mereset data dalam 24 jam (CMIIW). Ya gak perlu secepat itu, mungkin 7 hari sekali reset sudah cukup, bagaimana???
Sori kepanjangan
. Ada lagi nih, kalau bisa template zona iklannya ditambah untuk ukuran lebih kecil, misal 160×200 (vertikal) dan 400×150(horizontal), biar lebih variatif dan banyak pilihan. dan lagi jarak antar iklan bisa gak sedikit lebih dirapatkan, saya perhatikan antar iklan terpisah 2 spasi, 1 spasi cukuplah ok 
Mohon maaf n terimakasih
8. Junarto replies at 1st March 2008, 8:18 pm :
Usul Pak Ciang.
Gimana kalau ada pilihan enetapan batas anggaran maksimum beriklan per hari buat pengiklan. Misalnya anggaran pengiklan per hari 10.000. Maka bila sudah mencapai angka itu, iklan tidak tampil pada hari itu, dan akan kembali muncul pada hari berikutnya dengan batas yang sama.
Terima kasih.
9. David Ciang replies at 1st March 2008, 9:08 pm :
@Pak Budi,
Kita juga ada sistem reset. Untuk saat ini reset IP unik dari sisi zona iklan penerbit adalah per 1 hari, sementara reset IP unik dari sisi iklan adalah per 30 hari. Kalau ternyata resetnya kurang adil, akan kita review di kemudian hari.
@Pak Junarto
Saya rasa sistem anggaran maksimum itu hanya untuk sistem pascabayar. Gunanya untuk membatasi agar di akhir bulan tagihan kartu kredit tidak melebihi anggaran kita.
KlikSaya.com menggunakan sistem pra bayar. Misalkan anggaran iklan Bapak sebulan adalah Rp. 100.000,-, Bapak pada bulan tersebut cukup beli pulsa Rp. 100.000,-. Setelah itu, iklan Bapak tidak akan melebihi anggaran karena akan dihentikan secara otomatis oleh sistem kami pada saat pulsa berada diangka minimal.
Dulunya saya sempat merancang sistem anggaran per hari, tetapi rancangan ini takutnya memberatkan server. Dengan pertimbangan yang saya jelaskan diatas, maka rancangan anggaran per hari akhirnya dihilangkan.
10. Wii replies at 2nd May 2008, 2:09 am :
kalau seperti ini mungkin bisa dibuat harga fix / hari, jadi tidak tergantung klik atau tidak tapi pengiklan membayar harga tayang iklan per hari di website tersebut.
atau mungkin ke depan lagi bisa dibuat penerbit bisa set harga iklan sendiri pak.
Leave a comment