Blog KlikSaya » Kasus Klik Fraud
Kasus Klik Fraud
Dalam panduan menerbitkan iklan, saya telah menuliskan bahwa setiap penerbit dilarang mengklik iklannya sendiri. Sayangnya pesan ini diabaikan oleh beberapa penerbit, sehingga dalam minggu ini saya terpaksa melakukan banned terhadap 2 user ID.
Penerbit seharusnya menyadari bahwa setiap klik yang terjadi pada situsnya itu diperiksa oleh pengelola dan pemasang iklan melalui report/laporan. Apabila terjadi klik dari IP dan browser yang sama secara terus-menerus, tentunya akan dipertanyakan apakah klik ini dilakukan oleh pemilik situs atau pengunjung situsnya? Berikut adalah contoh gambar laporan dari penerbit iklan yang telah saya banned.
Dari laporan kelihatan bahwa klik dimanipulasi oleh seseorang. Walaupun orang ini sudah cerdik menggunakan teknik mengganti IP setiap harinya, namun masih bisa dideteksi dari browsernya. Dan yang lebih mencurigakan lagi, mengapa user selalu mengklik seluruh iklan dan bahkan dilakukan secara berkali-kali.
Kecurigaan lebih terbukti lagi dari laporan login bahwa ternyata dalam waktu yang berdekatan dengan klik, penerbit iklan melakukan login ke KlikSaya.com. Dari catatan kami menemukan bahwa IP dan browser penerbit sama dengan yang melakukan klik. Maka bukti secara positif sudah menunjukkan bahwa ini adalah kasus fraud klik. Penerbit mengklik iklannya sendiri untuk mendapatkan penghasilan secara ilegal.
Saya himbau untuk penerbit lainnya, jangan sekali-kali mengklik iklan Anda. Kasihan pemasang iklan yang sudah menghabiskan uang untuk memasang iklan di situs Anda namun tidak mendapatkan hasil sama sekali karena traffic-nya palsu. Kalau kasus ini dibiarkan, lama-kelamaan orang akan menjadi malas untuk memasang iklan di KlikSaya.com. Akhirnya kita semua terpaksa bubar, dan Anda juga akan kehilangan sumber pendapatan melalui iklan.
Sekali lagi saya ingatkan kepada penerbit bahwa pengelola KlikSaya.com dan pemasang iklan selalu memeriksa setiap klik yang terjadi pada zona iklan Anda. Untuk pelanggaran jenis fraud click, saya tidak akan segan-segan menjatuhkan hukuman banned. Dan untuk selanjutnya KlikSaya.Com akan menolak bekerja sama dengan website yang sudah masuk daftar blacklist.



17 Comments
1. ramdlan replies at 23rd January 2008, 5:10 pm :
Menurut saya, akan menimbulkan kelemahan yang lain… coba saja misalnya ada orang yang iseng dari komputernya… terus klik di web punya dia berkali-kali (tentu saja orang yang iseng tersebut berharap, account yang punya web tersebut di benned). Itu terjadi juga di GOOGLE ADSENSE. Teman saya tuh pernah iseng begitu… kasian kaaan, yang sudah berharap dapet duit… jadi ditolak. Oke… untuk masalah ini, tolong pencerahan ke e-mail saya… (yang jelas, aku sih nggak bakal gituuu, cuma yaaa… bisa saja yang lain melakukannya terhadap web saya)
Thanks. Aku dukung deh
2. keuangan replies at 23rd January 2008, 8:00 pm :
Terima kasih atas masukannya, Pak Ramdlan.
Sebagai pihak tengah, saya berjanji akan mengambil kebijakan yang fair untuk semua pihak. Dalam hal ini fair untuk pemasang iklan, dan fair untuk penerbit iklan.
Untuk 2 ID yang saya banned, saya bisa menjamin bahwa iklan diklik langsung oleh penerbit itu sendiri. Sebab, setelah penerbit melakukan klik, penerbit login ke sistem kami. Kami mendeteksi IP dan browser yang digunakan adalah sama.
Masukan dari Pak Ramdlan telah kami pertimbangkan dalam kebijakan kami. Anyway, sekali lagi kami ucapkan terima kasih untuk masukannya.
Bagi teman lain yang memiliki komentar, silahkan dimasukan ke sini. Blog ini saya buat untuk mengembangkan diskusi dengan semua pihak. Agar saya juga bisa menerima feedback dari pemakai jasa KlikSaya.Com.
Tentunya dalam memberikan komentar, saya harap kita semua tetap mengikuti etika internet. Gunakan bahasa yang sopan. No Badwords. No SPAM. No Short Message. Kritik yang bersifat membangun sangat diharapkan disini. Thanks.
3. rohman replies at 24th January 2008, 6:59 pm :
Tidak mau berkomentar soal klik fraud, cuma mau komen tentang iklan di header. kalo di lihat, blum ada yang mau masang iklan di sini ya, apa justru tidak akan menjadi pandangan buruk bagi pemilik blog… misalnya begini… ko di blog pemiliknya sendiri ga ada yang pasang iklan apalagi di blog saya nanti, cuma nambah beban loading aja..tapi ga ada pengiklan…. he..he…. cuma iseng pak..
4. David Ciang replies at 24th January 2008, 11:22 pm :
Santai donk Pak Rohman. Namanya juga blog baru. Blog saya baru dibuat satu minggu. Zona iklannya juga baru satu hari. Justru kalau sudah ada iklannya, Bapak bakal curiga saya memasang iklan sendiri. Hi..hi..hi… just kidding.
Btw, saya mengadakan program promosi baru. Untuk 1.000 pendaftar baru akan dibagikan pulsa masing-masing Rp. 5.000,- untuk memasang iklan di KlikSaya.Com. Para penerbit bakal kebanjiran iklan. ^^
5. Asta Qauliyah replies at 25th January 2008, 12:51 pm :
Mau deh jadi advertiser, mumpung gratis..
6. David Ciang replies at 25th January 2008, 12:57 pm :
Bagi yang tertarik jadi advertiser, silahkan daftar. Masih ada 900an ID yang berkesempatan dapat pulsa gratis. Tolong daftar dengan email yang valid ya, soalnya pulsa gratisnya dikirim via email.
Petunjuk lebih jelas bisa dibaca di:
http://blog.kliksaya.com/promo-khusus-awal-tahun-gratis-pasang-iklan-untuk-1000-pendaftar-pertama/
7. Perantara replies at 7th March 2008, 2:29 pm :
Sebetulnya menurut saya, advertiser akan memilih yang ratio penampilan vs jumlah klik tidak terlalu ekstrim ..
jadi percuma klik2 sendiri heheheh .. tul gak?
8. PPC Indonesia replies at 27th March 2008, 5:35 am :
Salam kenal Pak David,
Kami dari PPC Indonesia juga mengalami problem serupa untuk masalah klik fraud/invalid klik. Banyak dari para publisher yang berpikiran bahwa pengelola program tidak bakalan tahu kalo iklannya diklik sendiri. Dan mereka beranggapan akan menjadi cepat kaya.
Barangkali hal inilah yang juga merepotkan perusahaan sekelas Google dalam menghadapi “kejeniusan” publisher Indonesia sehingga mereka merasa sangat bperlu untuk mengadakan sweeping massal terhadap publisher dari Indonesia.
Niatan kami yang mungkin juga sama dengan niatan Pak David pada awal mengadakan program PPC Lokal ialah menjembatani kesulitan-kesulitan yang dialami para pemain adsense maupun adwords terutama dalam hal pembayaran bisa jadi sangat sulit untuk terwujud mengingat masih banyak publisher kita yang sangat kurang dalam menerapkan prinsip kejujuran.
Support dari kami PPC Indonesia untuk Kliksaya.com sebagai sesama penyelenggara program PPC lokal semoga dapat menjadi alternatif bagi para pebisnis online lokal.
Salam hormat & sukses selalu,
PPC Indonesia
http://www.ppcindo.com
9. akbar replies at 9th April 2008, 12:59 am :
betul pak David, hasil pengalaman menunjukkan orang lain / publisher lain bisa2 saja dengan sengaja meng-klik-fraud situs publisher lain agar account publisher ybs akhirnya dibanned. saya sebagai salah satu publisher pun tidak bisa berbuat apa2 jika hal tsb terjadi mengingat saya tidak tau apa yang orang lakukan terhadap website saya. mohon hal ini bisa diperhatikan krn sudah banyak kasus teman2 publisher GA di banned krn hal2 seperti ini krn niatan sengaja dari teman2 publisher lain.
regards.
10. joko replies at 7th June 2008, 10:25 pm :
Hajar saja segala kecurangan !
11. Dewa replies at 20th August 2008, 3:21 am :
Komentarnya PPC Indo:
“Barangkali hal inilah yang juga merepotkan perusahaan sekelas Google dalam menghadapi “kejeniusan” publisher Indonesia sehingga mereka merasa sangat bperlu untuk mengadakan sweeping massal terhadap publisher dari Indonesia.”
Saya rasa Anda terlalu meng-generalisir Publisher Indonesia……
12. Rofiul replies at 21st August 2008, 8:19 pm :
@Dewa: Pada kenyataannya dulu memang seperti itu, mas
13. David Ciang replies at 21st August 2008, 11:16 pm :
Sekarang juga masih banyak yang suka melakukan fraud click. Terutama yang menggunakan hosting gratis seperti blogspot dan traffic situsnya masih sedikit. Oleh karena itu kami melakukan penyaringan masuk KlikSaya.Com.
Banyak pihak penerbit yang komplain dan membandingkan kami dengan Google Adsense. Mereka bilang GA aja tidak menyeleksi jumlah traffic publishernya. Mungkin karena kasus fraud click di GA tidak sebanyak disini. Sebelum kami melakukan seleksi masuk, dari 1.000 klik bisa ketangkap 100 fraud. Dan masih banyak fraud click canggih yang tidak tertangkap oleh script kami.
Dari pihak PPC Indo juga sudah mulai melakukan penyaringan bagi penerbitnya. Kami rasa hal ini juga terpaksa, karena jumlah fraud click di Indonesia sangat besar.
Bila kita ingin memajukan dunia internet kita, terlebih dahulu kita harus mendidik mental penggunanya agar jangan melakukan kejahatan di internet. Bukan hanya masalah fraud click di dunia PPC. Kartu kredit kita juga sudah masuk black list karena banyak carder yang berbelanja menggunakan kartu kredit orang lain. Dulu dosen saya memiliki situs E-commerce, namun akhirnya ditutup karena banyak yang berbelanja menggunakan kartu kredit ilegal.
Bagi yang suka mengklik iklan sendiri, saya sarankan ikut program Paid To Click saja. Anda dibayar untuk mengklik iklan sendiri.
14. Slamet Riyadi replies at 22nd August 2008, 7:47 pm :
Pak David, just currious. jika ada pemasang iklan yg menjadi korban ‘fraud click’, apakah setelah diketahui bahwa pemasang iklan tsb dirugikan oleh seorang publihser (dan publisher nakal tersebut telah di-banned) pulsa pemasang iklan yg ‘termakan’ fraud click tersebut akan direstore/dikembalikan ke pemasang iklan? Ataukah hangus?
15. David Ciang replies at 22nd August 2008, 8:34 pm :
Fraud Click yang tertangkap oleh script kami sama sekali tidak merugikan pemasang iklan, sebab status klik menjadi ‘Fraud’ dan pulsa tidak dipotong.
Untuk fraud click yang lebih canggih, pulsa hanya dipotong satu kali karena script kami hanya memperbolehkan satu klik per IP (aturan main PPUC). Sehingga kerugian pemasang iklan sangat minimal.
Bila kerugian pemasang iklan diatas Rp. 5.000,-, kami memberikan kompensasi berupa tambahan pulsa secara gratis.
16. hairullah replies at 30th November 2008, 5:37 pm :
ini ke 3 kalinya iklan saya mengalami keanehan setiap diklik oleh IP yang sama:
30-11-2008 05:27 AD056699 125.161.1.164 Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.9.0.4) Gecko/2008102920 Firefox/3.0.4 OK (Rp. 450)
05:29 AD055711 125.161.1.164 Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.9.0.4) Gecko/2008102920 Firefox/3.0.4 OK (Rp. 450)
05:33 AD047434 125.161.1.164 Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.9.0.4) Gecko/2008102920 Firefox/3.0.4 OK (Rp. 450)
07:24 AD047434 125.161.1.213 Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.9.0.4) Gecko/2008102920 Firefox/3.0.4 OK (Rp. 450)
07:26 AD053632 125.161.1.213 Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.9.0.4) Gecko/2008102920 Firefox/3.0.4 OK (Rp. 450)
Tolong dicek Pak David…..apa yg salah ya? Terima kasih. sukses selalu!
17. David Ciang replies at 30th November 2008, 11:13 pm :
Pak Hairullah, klik yang free hanya berlaku bila IP yang sama mengklik kode iklan yang sama. Dalam kasus Anda, kode iklan yang diklik berbeda. Klik memang tidak free.
Mengenai hal ini, memasang iklan di zona iklan global lebih menguntungkan. Mengapa? Karena satu kode iklan yang sama digunakan untuk seluruh zona iklan. Jadi bila IP yang sama mengklik iklan Anda di zona iklan A, dan kemudian IP tersebut mengklik iklan Anda pada zona iklan B, maka klik menjadi Free.
Leave a comment